Thursday, February 21, 2013

JENIS MADU HUTAN LIAR BERKHASIAT OBAT

JENIS MADU HUTAN LIAR BERKHASIAT OBAT

Madu hutan liar berkhasiat obat ini merupakan madu langka yang 
diperoleh dari hutan liar atas hasil pengembara dan penelitian madu 
oleh Suhada-Badariah selama 21 tahun dalam rangka ilmu pengetahuan 
tentang madu dan lebah.

  
MADU PAHIT PELAWAN (Madu Langka)
MADU HUTAN LIAR jenis madu pelawan adalah merupakan salah satu jenis 
(nama) madu yang langka di peroleh lebah liar yang hidup di hutan 
belantara (menghisap) bakal kuncup bunga-bunga pohon pelawan yang 
bermekaran di alam hutan belantara, tidak ada rekayasa atau capur 
tangan manusia, berasal dari saripati bunga Pelawan, sehingga madu 
ini merupakan produk madu special karena khasiat dan cita rasanya. 
Ciri khasnya berwarna hitam, aroma kuat, rasanya pahit-manis. 
Lalu pada suatu waktu para pemburu madu hutan menemukan sarang-sarang 
lebah, kemudian para pemburu madu itu berupaya mendapatkan madu 
pada sarang-sarang lebah liar tersebut. 
Madu Pelawan jenis ini sangat langka dan menjadikan madu ini 
merupakan madu special, karena khasiat dan citra rasa minum madu
pelawan ini yaitu :
- Menjadikan aliran darah dan otot terasa sangat hangat 
  memperingan kerja jantung dan juga ginjal. 
- menyembuhkan sinus, ashma, batuk dewasa, asam urat, rematik,
  stroke,myom,luka luar dalam.
- Menormalkan (menurunkan) diabetes/gula darah.
- Mengurangi nafsu makan makan (diet) tetapi tidak membuat 
  lemah atau lesu bahkan bergairah untuk melakukan activitas 
  atau kerja tidak terasa capek.
- Tidur menjadi berkualitas dan menormalkan seksualitas pria.
  Termasuk para penderita gangguan syahwat dan over weight dan 
  meningkatkan stamina pada waktu mengendari kendaraan yaitu 
  capek,pegel,lesu. 
 
catatan: Madu Pelawan dapat digunakan untuk teraphy Narkoba. 
        
Madu Bunga Rempodong (manis)
Madu Rempodong merupakan madu yang berasal dari bunga Rempodong.
Ciri khas madu ini berwarna coklat dan manis.
Mengkonsumsi Rutin Madu Bunga Rempodang berkhasiat Meningkatkan daya 
tangkap otak, Meningkatkan stamina, Membuat nyenyak tidur, Menambah 
nafsu makan, Menurunkan panas badan, Menurunkan sesak nafas, 
Mengurangi radang tenggorokan, Meredakan batuk pilek flu, 
Meningkatkan trombosit DBD, Meningkatkan kwalitas sperma,
Masker muka dan lulur badan.
 
Madu Kamper; Madu Kamper Jambi dan Kamper Riau. 
Kamper Teso (berbentuk sarang lebah)
Madu Kamper merupakan madu yang berasal dari bunga pohon Kamper.
Ciri khas madu ini berwarna hitam dan manis.
Mengkonsumsi Rutin Madu Kamper berkhasiat mengatasi gangguan darah 
seperti untuk penderita Migran, Vertigo, darah rendah, tekanan darah 
tinggi, untuk stamina ibu hamil dan ibu yang telah melahirkan,
Paru-paru basah - kotor, mencegah rambut rontok, sesak nafas, 
masker muka dan lulur.
 
Madu Bunga Leting dan Bunga Mengsirak 
(asam folat dan asam aminonya sangat tinggi)
Madu Leting merupakan madu yang berasal dari bunga pohon Leting.
Ciri khas madu ini berwarna kuning dan lebih manis.
Mengkonsumsi Rutin Madu Bunga Leting dan Bunga Mengsirak Sangat 
baik untuk mengobati lever/hati (Penderita hepatitis/Serosis),
untuk penderita sakit kuning, mengobati penderita Tipes, 
Membersihkan ginjal,Melancarkan buang air kecil, Meningkatkan 
seksualitas wanita, Mengobati sakit maaq, Lulur dan masker muka

       

Penerimaan masyarakat terhadap jenis-jenis madu langka hutan liar 
belum sepenuhnya positif sebagai contoh Madu Pahit Pelawan, 
pada mulanya masyarakat Jakarta tidak mengenal adanya madu 
yang rasnya pahit (karena umumnya madu adalah manis) dan 
aromanya yang sangat keras dari bunga kayu Pelawan (maklum di 
Jakarta jarang ada yang tahu pohon Pelawan dan kegunaaan khusus 
dari kayu Pelawan, sekedar informasi bahwa kayu Pelawan banyak 
digunakan sebagai kayu bakar dan buih yang keluar dari kayu 
tersebut banyak dimanfaatkan sebagai obat terawat yang ampuh). 
 
Madu Pahit Pelawan mempunyai ciri khas tersendiri karena ini
berasal dari pohon Pelawan yang hanya terdapat dihutan-hutan 
tertentu di Indonesia dan ini langka karena pohon ini pun tidak ada
di pulau Jawa, di pulau Kalimantan ada pohon Pelawan tetapi tidak 
ada madunya, oleh sebab itu Madu pelawan ini hanya berasal 
dari pohon Pelawan yang berada di Sumatera, Madu ini karena
berasal dari lebah yang menghisab dari sari bunga Pelawan maka 
madunya pun disebut madu pahit pelawan. 
 
Madu pahit Pelawan sangat dianjurkan untuk konsumenyang suka kerja,
sport dan sedang diet, penderita stroke, menormalkan gula darah 
(diabetes), asam urat, jantung dan ginjal  karena khasiatnya yang 
menjaga stamina tubuh, sedangkan untuk ibu hamil sangat tidak 
dianjurkan mengkonsumsi madu pahit pelawan, madu dari pohon pelawan 
ini ditemukan sekitar 21 tahun yang lalu rasanya unik pahit dan 
tidak lengket di tenggorokan aromanya menyengat seperti aroma 
bunganya dari jarak 5-10 meter aroma madu pelawan ini akan tercium.
Madu ini pernah dibawa ke laboratorium untuk diteliti namun tidak
tembus karena madu ini mengandung koloid dan sedikit bahan obat 
bukan mengandung Nutrisi seperti diberitakan orang kebanyakan. 
Koloid itu suatu bahan obat yang dapat menyembuhkan penyakit seperti 
dijelaskan surat An Naahl ayat 69 bahwa dari perut lebah itu keluar 
cairan madu yang beraneka ragam warna, arom, rasa yang didalamnya 
terdapat obat yang menyembuhkan.


Dilihat dari asal usulnya madu dapat dikategorikan menjadi 2 yaitu 
madu hutan liar dan madu ternakan

MADU HUTAN LIAR
Adalah merupakan cairan madu yang diperoleh pemburu madu dihutan 
belantara secara langsung pada gerombolan Lebah Liar, madu hutan 
liar merupakan madu bersifat Alamiah dalam arti terbebas 
dari pengaruh pupuk, pestisida dan polusi. Madu ii sangat aman 
untuk konsumsi sebagai suplemen dengan kandungan Multi mineral, 
Multi vitamin.


MADU TERNAKAN
Adalah merupakan cairan madu yang diperoleh melalui system cara 
beternak Lebah diareal pertanian atau tanaman yang musim sedang 
berbunga dengan metoda angon. Namun demikian walaupun kedua jenis 
madu tersebut dari lebah namun bagi seorang pecinta madu hal 
tersebut dapat berbeda dari segi rasa, aroma, bentuk dan 
warnanya, namun sekedar informasi salah satu perbedaan yang nyata 
antara madu hutan liar dengan madu ternakan adalah dari segi 
rasa, bentuk, warna dan aroma. Dari segi rasa madu hutan 
mempunyai beragam rasa seperti manis, asam dan pahit. Dari segi 
bentuk dan warna, madu hutan adalah mengeluarkan gas 
(maka harap dimaklumi jika terdengar suara letupan kecil 
dari tutup botol madu kami. Dari segi aroma madu hutan 
mempunyai aroma yang lebih menyengat/kuat daripada madu ternakan, 
dimana aroma yang menyengat ini menandakan asal bunga yang 
dihisap oleh lebah
 
Sumber: http://madu-hutanliar.blogspot.com/2011/05/jenis-madu-hutan-liar-berkhasiat-obat.html