Friday, April 12, 2013

Mengapa Madu Hutan Mahal?

Mengapa madu hutan (apis dorsata) lebih mahal daripada madu lebah ternak (apis mellifera)?

Hal ini terjadi karena:
  1. Proses panen yang sulit karena harus menembus hutan belantara dengan medan yang sangat sulit belum lagi proses pemanenan dari pohon yang merupakan tempat bersarang lebah yang umumnya pohonnya sangat besar dan tinggi sehingga memiliki resiko yang sangat besar dan mempertaruhkan nyawa.
  2. Lebah apis dorsata / tawon gung / odeng adalah lebah liar yang sangat ganas yang tidak bisa dipelihara, lebah tawon gung merupakan lebah yang sangat berbahaya jika mengeroyok manusia tanpa pakaian pelindung dalam jumlah besar dapat menimbulkan resiko yang membahayakan
  3. Waktu panen yang tergantung musim, madu hutan hanya bisa dipanen dengan kualitas baik pada musim kemarau
  4. Sudah mulai langka, terlebih lagi di Pula Jawa yang populasinya hanya tinggal di daerah2 pegunungan dan hutan2 lebat misal di Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Merubetiri, dan Taman Nasional Semeru Tengger.
  5. Biaya transportasi yang mahal, untuk nadu hutan Lampung, Tessonilo atau Sialang Riau dan Sumbawa merupakan daerah terpencil yang sulit sekali sarana dan prasarana transportasi. Biaya pengiriman madu dari Lampung atau Riau ke Jawa dengan Cargo tidak seberapa mahal yang mahak adalah biaya transportasi dari pedalaman hutan ke Kota di Riau atau Lampunng.

Itulah alasan mengapa madu lebah hutan lebih mahal daripada madu lebah unggul atau ternak.

(By Istana Madu an-Ni'mah Lodoyo - Blitar)