Thursday, December 29, 2016

Royal Jelly

Royal Jelly

a. Uraian tentang Royal Jelly
Royal jelly adalah produk lebah madu berupa susu bagi ratu lebah yang berupa cairan jelly atau krim. Royal jelly diproduksi dari sekresi kelenjar khusus yang terbentuk di bagian ujung tenggorokan lebah pekerja, warnanya putih kental dan rasanya asam. Nilai nutrisi royal jelly sangat tinggi seperti mengandung glukosa, protein, asam amino esensial, mineral dan lemak (Baskhara, 2008). Royal jelly yang disebut ‘susu ratu’ sebetulnya bukan susu, bukan pula susu yang dihasilkan sang ratu lebah. Royal jelly sebetulnya bahan makanan khusus untuk ratu lebah (Rostita, 2007). Kandungan yang terdapat dalam royal jelly diantaranya
lemak, protein, glukosa, fruktosa, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C esensial, mineral dan asam amino esensial. Banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, royal jelly digunakan juga untuk menambah selera makan, menambah daya ingat, mengobati diabetes, untuk kecantikan dan mengatasi kemandulan (Suranto,
2004).


https://2.bp.blogspot.com/-zt_K7HiKbnc/VsPwxoyaICI/AAAAAAAADBw/4ZxnuboTfKk/s1600/Ca7l3aCW4AAu2mc.jpg


b. Komposisi Royal Jelly
Kandungan gizi royal jelly berupa protein 45%, lemak 13%, gula 20% garam mineral, aneka vitamin (B kompleks, H, dan E). Selain itu royal jelly juga mengandung enzim pencernaan, hormon gonadotropin yang bisa menstimulir organ reproduksi (Sarwono, 2003). Beberapa nutrisi yang terkandung di dalam royal jelly. Royal jelly juga mengandung banyak mineral yang sangat berguna dalam suatu sistem tubuh. Antara lain mineral K, Mg, Na, Ca, Zn, Fe, Cu, Mn. Disamping itu juga mengandung lemak yang komposisinya tidak sama seperti kandungan lemak hewani atau nabati. Juga mengandung hormon yang salah satunya bertanggung jawab terhadap perawatan organ jaringan, sehingga dapat  menghambat proses penuaan (Baskhara, 2008).

c. Manfaat Royal Jelly
Ada beberapa klaim atas efek menguntungkan dari suplemen royal jelly dan beberapa penggunaan topikalnya. Diantara yang paling menonjol yaitu royal jelly secara umum sebagai tonik, mengurangi kelelahan, meningkatkan kinerja mental dan fisik dan mengarah ke peningkatan kesehatan secara umum (Webb,
2011). Selain itu Royal Jelly digunakan untuk menambah selera makan, menambah daya ingat, mengobati diabetes (Suranto, 2004). Ada beberapa orang yang tidak tahan terhadap royal jelly, beberapa gejala yang mucul yaitu gatal-gatal di kulit radang selaput lendir di hidung (rhinitis), hidung menjadi pilek, gangguan
pernapasan dan radang tenggorokan (Frans, 2008). Royal jelly adalah zat yang jauh lebih baik untuk mengatasi kelelahan dibandingkan minuman berenergi yang bebas di jual dipasaran, karena banyak mengandung zat yang tidak alami seperti kafein, banyak gula, atau bahkan alkohol dan memberikan manfaat sementara dan kelelahan akan datang kemudian, tetapi royal jelly akan meningkatkan energi dan
menjaga sel tubuh sehat dan berenergi (Hupli, 2010). Royal jelly berguna untuk menormalkan dan mengatur seluruh fungsi tubuh, termasuk juga mengatur fungsi sel, kandungan asam pantotenatnya berkhasiat memperkuat organ tubuh, memperlambat penuaan, membantu kesegaran fisik, serta sebagai antivirus dan
antikanker, royal jelly sangat bermanfaat sebagai suplemen pendukung untuk mempercepat penyembuhan kanker. Bisa juga digunakan untuk minuman berenergi sebagai suplemen makanan yang diproduksi oleh perusahaanperusahaan (Mangan, 2003).

Sumber: eprints.ums.ac.id/26141/3/BAB_1.pdf